Manajemen Benefit Proyek

    Dibaca 332 kali management benefit

PENDAHULUAN

Fakta dari survey proyek yang dilakukan oleh Standish Group in Chaos report*, dinyatakan bahwa lebih dari 53% proyek mengalami kendala dengan berbagai alasan, di antaranya adalah aspek manajemen proyek yang tidak dilakukan secara profesional, tidak lengkapnya kebutuhan (incomplete requirements/specifications) dan tujuan proyek yang tidak realistis (un-realistic objectives).

Disamping itu kegagalan proyek tidak hanya pada fase manajemen proyek, namun juga pasca manajemen proyek yaitu gagalnya output proyek karena tidak sesuai dengan ekspektasi Bank atau tidak tercapainya benefit.

Seringkali benefit proyek tidak dapat diukur, karena pada fase perencanaan proyek perhitungan benefit tidak dilakukan atau sering diabaikan.

Bank merupakan institusi bisnis ysng syarat dengan aktivitas proyek, maka manajemen benefit proyek harus dilakukan agar pelaksanaan RBB dan Corporate Plan dapat dicapai.

 

MANFAAT YANG AKAN DIPEROLEH:

  1. Training ini didisain untuk membekali peserta tentang manajemen benefit proyek dengan mengadopsi best practice penerapan manajemen proyek di lingkungan perbankan.
  2. Peserta akan dibekali dengan pemahaman metodologi manajemen benefit proyek dari proses perencanaan, monitoring benefit, dan manajemen risiko pasca proyek.
  3. Dapat mengidentifikasi benefit proyek dengan berbagai pendekatan.
  4. Menyusun pemetaan tanggung jawab manajemen benefit proyek.
  5. Melakukan monitoring benefit proyek.
  6. Mendisain dan membangun komunikasi dengan pihak terkait mengenai manajemen benefit proyek.
  7. Menyusun kriteria pengukuran benefit (Key Benefit Maesurement Criteria).
  8. Menyusun kunci keberhasilan benefit (Key Benefit Success Criteria).
  9. Mangeloa risiko pasca proyek yang mempengaruhi terwujudnya benefit proyek.
  10. Menyusun business case proyek sebagai referensi pencapaian benefit proyek.

 

MATERI YANG AKAN DIBAHAS:

  1. Overview Manajemen Benefit Proyek
  2. Perencanaan Benefit Proyek
  3. Metode Pengukuran Benefit Proyek
  4. Monitoring Benefit Proyek
  5. Evaluasi Benefit Proyek
  6. Penyusunan Business Case Benefit Proyek
  7. Penyusunan Key Measurement Criteria dan Benefit Key Success
  8. Identifikasi Risiko Eksekusi Benefit

 

SIAPA SAJA YANG PERLU IKUT?

  1. Departemen Pengelolaan Proyek / Change Management Office – Divisi RENBANG
  2. Divisi Teknologi Informasi
  3. Divisi SKAI
  4. Divisi Manajemen Risiko
  5. Divisi Umum

Share: